Sudah lebih dari tiga hari ini aku selalu “memata-matimu”
lewat facebook, menunggu barang kali ada tanda-tanda kehidupan difacebookmu
tapi tetap saja status terbaru yang terpampang difacebookmu kau kirim beberapa
minggu yang lalu. Kalau kamu bisa melihat siapa saja yang menggunjungi laman
facebookmu mungkin aku berada di urutan teratas. Aku beruntung karena laman
facebookmu bahkan tidak digembok, sehingga siapapun yang tidak berteman denganmu
bisa leluasa melihat aktivitas didalamnya termasuk aku yang tidak punya
keberanian barang menjadi temanmu di dunia maya. Beberapa kali jemariku sangat
ingin memencet tombol “Add Friend” tapi otakku selalu melarangnya. Entah kenapa
aku selalu berpikir untuk tidak terlihat olehmu.”Just flyin’ under the radar!”, pikirku. Biarlah aku menyukaimu
tanpa perlu kamu ketahui. Aku selalu bertanya-tanya apa
pendapatmu jikalau tahu aku sering melakukan aktivitas “mata-mata” ini. Apa
kamu marah? Suka? atau malah ilfeel?. Kemungkinan terbesar jawabanmu adalah
yang terakhir. Tidak masalah karena itu adalah caraku memperhatikanmu tanpa diketahui. Memang terdengar menyeramkan karena “dimata-matai” tapi tenang saja aku
tidak akan menyakitimu atau membuntutimu kemanapun kamu pergi, aku hanya ingin
memastikan kamu baik-baik saja. Semoga selalu sehat dan bahagia ya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar